PT GAP (Erlangga Group): Dari Manual ke Digital dalam 6 Minggu
PT GAP dari Erlangga Group berhasil mendigitalisasi proses operasional pabriknya dalam 6 minggu — data produksi yang sebelumnya tersebar kini terpusat dalam satu platform.
PT GAP adalah unit manufaktur dari Erlangga Group yang memproduksi material cetak untuk kebutuhan pendidikan nasional. Dengan volume produksi tinggi dan banyak lini mesin yang beroperasi paralel, koordinasi dan pengumpulan data produksi menjadi tantangan operasional harian.
Kondisi Sebelum Implementasi
Sebelum bekerja sama dengan Ichibot, PT GAP mengandalkan pencatatan manual:
- Data output produksi dicatat di lembar kerja fisik per shift
- Supervisor harus berkeliling lantai pabrik untuk mengumpulkan laporan
- Data dari berbagai mesin sulit dibandingkan dan dianalisis
- Laporan harian membutuhkan 2–3 jam untuk dikompilasi
Akibatnya, keputusan operasional sering diambil berdasarkan data yang sudah tertinggal beberapa jam.
Pendekatan Kami
Kami memulai dengan sesi discovery 2 hari untuk memahami alur kerja aktual di lantai pabrik — bukan yang tertulis di SOP, tapi yang benar-benar terjadi sehari-hari.
Fase 1: Digitalisasi Input Data (Minggu 1–2)
Mengganti form kertas dengan tablet input digital di setiap stasiun produksi. Operator tidak perlu belajar software baru — antarmuka dibuat semirip mungkin dengan form yang biasa mereka isi.
Fase 2: Dashboard Produksi Terpusat (Minggu 3–4)
Membangun dashboard yang menggabungkan data dari semua stasiun. Supervisor bisa melihat status real-time setiap lini dari satu layar.
Fase 3: Laporan Otomatis (Minggu 5–6)
Sistem menghasilkan laporan harian otomatis yang dikirim ke email manajer setiap akhir shift. Tidak perlu lagi kompilasi manual.
Hasil Setelah 6 Minggu
- **Data terpusat**: semua data produksi tersedia dalam satu platform, real-time
- **Laporan otomatis**: laporan harian yang sebelumnya membutuhkan 2–3 jam kini ter-generate dalam hitungan detik
- **Pengambilan keputusan lebih cepat**: manajer bisa melihat masalah di lini produksi tanpa harus menunggu laporan shift berikutnya
Yang menarik: setelah sistem berjalan 3 minggu, tim internal PT GAP menemukan sendiri insight baru dari data — pola yang sebelumnya tidak terlihat karena data tersebar.
Ini yang kami maksud dengan transfer knowledge — sistem yang membantu tim klien menjadi lebih mandiri dan data-driven.